"Babi itu nggak pernah minta diributkan dia cuma mau hidup tenang di kandang, eh malah jadi trending topic."
🐷 Opini Jenaka: "Kontroversi Kuliner Babi"
"Seekor babi masuk ke internet. Tidak ada yang selamat."
Bayangkan kamu adalah seekor babi yang sedang asyik tidur siang di kandang, tidak mengganggu siapa pun, tidak punya akun media sosial, tidak pernah ikut pilkada eh tiba-tiba namamu trending di Twitter, diperdebatkan jutaan orang, dikutip di berita nasional, dan dibahas di meja makan keluarga yang bahkan tidak pernah menyentuhmu.
Itulah nasib babi di Indonesia.
Makhluk paling low profile di peternakan, tapi punya impact paling high profile di ruang publik.
Lucunya, babi tidak pernah request untuk viral. Dia tidak punya manajer, tidak punya PR, tidak punya tim konten kreator tapi engagement-nya mengalahkan influencer mana pun.
Yang pro bilang: "Ini soal kebebasan kuliner!" Yang kontra bilang: "Ini soal sensitivitas budaya!" Si babi bilang: "..."(karena dia seekor babi)
Sementara kedua pihak sibuk debat, ada satu pihak yang benar-benar tenang menghadapi semua ini:
Warung makannya. Yang tetap buka. Tetap laris. Tetap bayar pajak.
Mungkin pelajaran terbesarnya bukan soal siapa yang boleh makan apa? tapi bagaimana kita bisa sedewasa seekor babi yang tidak ikut-ikutan ribut.
🐽 Stay cool. Stay humble. Stay out of trending topic. JIM+AI
Related Articles